Distanak Akan Libatkan Petani Milenial dalam Penerapan Teknologi Pertanian Modern

Kepala Distanak Kukar Muhammad Taufik

lintas1.id, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan mulai dilibatkan secara aktif para petani muda atau petani milenial dalam penerapan teknologi pertanian modern. Salah satu peran penting yang mereka emban adalah sebagai operator drone, yang menjadi bagian dari upaya modernisasi sektor pertanian di wilayah tersebut.

Kepala Distanak Kukar Muhammad Taufik, para operator drone ini merupakan petani muda yang dipilih langsung oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di wilayah masing-masing. Biasanya, setiap Gapoktan menunjuk satu hingga tiga orang petani untuk menjalankan peran tersebut. “Para petani milenial ini sudah mendapatkan pelatihan khusus dari penyedia teknologi atau lembaga terkait. Pelatihan ini penting agar mereka benar-benar memahami cara kerja drone dan dapat mengoperasikannya secara optimal di lapangan,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Penggunaan drone dalam sektor pertanian dinilai sangat membantu efisiensi kerja. Drone digunakan untuk berbagai tugas, seperti penyemprotan pupuk cair dan pestisida, serta pemantauan kondisi tanaman secara real time. Dengan teknologi ini, petani dapat menghemat waktu dan tenaga, serta meningkatkan akurasi dalam pemeliharaan tanaman. Selain itu, penggunaan drone juga memungkinkan petani untuk mengidentifikasi masalah pada tanaman lebih cepat, sehingga tindakan perbaikan dapat dilakukan segera.

Selain meningkatkan hasil produksi, adopsi teknologi ini juga menjadi bagian dari upaya regenerasi petani melalui pemberdayaan generasi muda. “Kami berharap dengan melibatkan petani milenial dalam penggunaan teknologi modern, mereka akan lebih tertarik untuk terjun ke dunia pertanian dan melihatnya sebagai sektor yang menjanjikan,” tambah Taufik.

Distanak Kukar terus mendorong transformasi pertanian berbasis teknologi sebagai strategi menghadapi tantangan di sektor pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani secara menyeluruh. Berbagai program pelatihan dan sosialisasi terus digalakkan untuk memastikan para petani, terutama yang muda, dapat mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkannya dengan baik.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan sektor pertanian di Kutai Kartanegara dapat menjadi lebih maju dan berdaya saing tinggi, serta mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan. “Kami optimis bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah, petani, dan penyedia teknologi, kita dapat mencapai tujuan bersama untuk pertanian yang lebih baik dan berkelanjutan,” tutupnya (adv/diskominfokukar/ls1/rhi)

Pos terkait

Screenshot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *