lintas1.id, KUTAI KARTANEGARA — Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, tegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya penanggulangan stunting dan deteksi dini penyakit kronis. Aulia mengajak seluruh warga Kukar untuk aktif memeriksakan kesehatan secara berkala, baik di rumah sakit maupun di fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas.
“Stunting bukan hanya soal gizi, tapi juga soal akses dan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini. Kami ingin masyarakat Kukar tidak lagi takut untuk berobat,” jelas Bupati Aulia.
Sebagai mantan Direktur RSUD Dayaku Raja dan lulusan Magister Administrasi Rumah Sakit, Aulia memahami betul pentingnya pelayanan kesehatan dasar. Ia menekankan bahwa puskesmas harus menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di daerah.
“Indikator keberhasilan layanan dasar adalah menurunnya angka kunjungan rumah sakit untuk kasus-kasus kronis. Artinya, kita harus tingkatkan semua standarisasinya mulai dari faskes tingkat awal. Dengan sistem ini, kami berharap masyarakat tidak lagi takut untuk berobat karena akses semakin mudah dan produktivitas bisa tetap terjaga,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Kukar di bawah kepemimpinan Aulia juga berkomitmen memperkuat layanan kesehatan gratis sebagai bagian dari program unggulan Kukar Idaman Terbaik. Program ini merupakan penyempurnaan dari Kukar Idaman sebelumnya, yang kini langsung dijalankan tanpa menunggu masa 100 hari kerja.
Dengan latar belakang sebagai dokter dan pengalaman di dunia kesehatan serta ekonomi, Aulia Rahman Basri dinilai memiliki kapasitas kuat untuk membawa perubahan nyata dalam pelayanan publik di Kukar, terutama dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (adv/diskominfokukar/ls1/mjb)










