Komunitas Batik dan Angkringan Ikrar Berani Bangkit

LINTAS1, SOLO – Pandemi Covid-19 yang melanda dunia dua tahun terakhir benar-benar berdampak bagi sektor ekonomi masyarakat. Yang paling tertekan dari pandemi salah satunya adalah para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Seperti yang dialami sejumlah komunitas pengerajin batik dan komunitas angkringan yang ada di Solo Jawa Tengah. Selama pandemi, penghasilan mereka terjun cukup curam.

Dorongan untuk kembali bangkit sangat dibutuhkan oleh mereka, untuk kembali memulai hidup pasca pemulihan ekonomi di masa pandemi ini.

Hal itulah yang kini dilakukan gerakan Berani Bangkit. Kini relawan ini hadir langsung kepada masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 di kota Solo.

“Kami disini berikrar, bahwa para pengerajin batik dan komunitas angkringan di Solo harus bisa bangkit dari keterpurukan pasca pandemi covid-19,” ucap Baril, Koordinator Komunitas Berani Bangkit, Kota Solo, Jumat (17/12/2021).

Berani Bangkit sendiri merupakan gerakan Nasional yang fokus kepada sektor pendidikan, lapangan kerja dan kebutuhan pokok ibu rumah tangga pasca pandemi covid-19.

“Gerakan Berani Bangkit berupaya menggerakkan masyarakat agar saling peduli dengan sesama. Mengingat, Indonesia bahkan dunia masih menghadapi krisis kesehatan,” lanjut Baril.

Selain itu, Berani Bangkit berkomitmen untuk terus berusaha membuat recovery atau pemulihan tatanan perekonomian nasional demi hadirnya kepastian masa depan bangsa.

Gerakan Berani Bangkit percaya, jika masyarakat saling menguatkan, maka krisis yang ada saat ini akan dapat terselesaikan dengan cepat. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pengucapan ikrar relawan berani bangkit dan anggota dari Komunitas-komunitas kota Solo.

Diketahui pada kegiatan ini dihadiri oleh ratusan pengerajin Batik dan pedagang angkirngan yang ada di Kota Solo. Gerakan ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat yang ingin peduli, dan bangkit bersama melawan pandemi Covid-19. (*/ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.